asalngeblog.com
Personal Information and Education
Personal Information and Education
Jul 19th
Inilah petinggi-petinggi perusahaan migas yang sedang menggelar rapat bertajuk ICP Breakfast Roundtable di restoran Syailendra, hotel JW Marriott, sebelum bom meledak Jumat 17 Juli 2009 :
1. Patrick Foo, dari Ael Indonesia
2. Edward Thiessen, dari Alstom Power
3. Pedro Sole, dari Alstom Power
4. David Potter, dari Freeport Indonesia
5. Adrianto Machribi, dari Freeport Indonesia
6. Andy Cobham, dari Hill&Associates,
7. Tim Mackay, dari Holcim Indonesia
8. Kevin Moore, dari Husky Energy
9. Mariko Yoshihara, dari JAC Indonesia
10. Noke Kiroyan, dari Kiroyan Partners,
11. Roy Widosuwito, dari Perfetti Van Melle Indonesia
12. Nathan Verity, dari Verity HR
13. James Castle, dari Castle Asia
14. Max Boon, dari Castle Asia
15. Gary ford, dari Anadarko Indonesia
16. Garth McEvoy, dari Thiess Contractors Indonesia
Diantara yang menjadi korban tewas akibat ledakan bom adalah Nathan Verity, pebisnis asal Australia, yang berbisnis di bidang sumber daya manusia dan rekruitmen.
Termasuk lainnya yang menjadi korban tewas adalah Presiden Direktur PT Holcim, Timothy Mackay, karyawan PT Freeport, David Potter, dan Garth McEvoy , commercial manager PT Thiess Contractors Indonesia.
Disarikan dari detik.com
Jul 18th
Pelaku peledakan bom di hotel JW Marriott Jumat 17 Juli 2009 diduga adalah orang Indonesia, bukan orang asing, karena yang bersangkutan fasih menggunakan bahasa Indonesia. Ini seperti diungkapkan saksi kunci Didik Ahmad Taufik kepada detikcom.

Korban Bom Marriott
Didik adalah Supervisor Security di Hotel JW Marriot, yang kini terpaksa dirawat intensif di RS Jakarta karena luka bakar serius.Ia memastikan dugaan pelaku peledakan bom setelah melihat gambar tayangan CCTV dilayar TV sesaat sebelum bom meledak.
Menurut Didik, waktu itu ia sedang berada di depan lounge dan melihat pelaku sedang berjalan ke arah ruangan W Lounge Hotel JW Marriott dengan membawa travel bag. Perilaku pelaku sempat dirasakan mencurigakan , dan ketika ditanya pelaku mengaku bermaksud memberikan pesanan untuk bosnya.
Didik lantas mempersilahkan pelaku tersebut yang masuk sambil diantar teman Didik. Ia sempat melihat pelaku mengeluarkan HP sambil celingak-celinguk dan tak lama setelah Didik berbalik arah terdengar suara yang sangat keras dari arah belakang.
Apakah pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton adalah kelompok Noordin M Top?
Seperti diungkapkan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, diduga kuat Jaringan Noordin M Top ada dibalik aksi ini, melihat bom yang meledak di Hotel JW Marriott identik sama dengan yang ditemukan di Cilacap.
Disarikan dari detik.com
Jul 18th
Siapa pelaku peledakan bom di hotel JW Marriott Jumat 17 Juli 2009 kemarin? Inilah tanda tanya besar semua orang atas peristiwa peledakan bom di hotel JW Marriott kemarin pagi. Termasuk Anda?
Yang jelas semua orang mengutuk (terkecuali pelakunya tentu) dan berharap agar Presiden SBY dapat mengungkap dan menangkap para pelaku dibalik aksi peledakan bom ini.
Soal apakah ada keterkaitan dengan hasil pemilu presiden atau tidak, itu nomor dua. Tapi tidak berarti harus dikesampingkan. Pasti harus jelas sejelas-jelasnya, apa motif di balik aksi peledakan bom ini.
Dan sejauh ini pihak kepolisian memastikan ada 2 pelaku aksi bom bunuh diri dimana tubuh keduanya sudah hancur dengan kepala terpisah dari badan. Salah seorang pelaku pengeboman di hotel JW Marriott diketahui berinisial “N”, sementara seorang lagi belum berhasil diidentifikasi karena tubuh dan kepalanya hancur.
Jadi siapakah gerangan pelaku berinisial “N” ini? Dan mampukah kepolisian mengungkap otak dibelakang aksi tanpa nurani ini?
Sumber berita : detik.com